8 Agustus 2012 - 19:30

Tujuan pelaksanaan acara buka puasa bersama yang digelar di Hotel Four Season itu adalah untuk menciptakan pendekatan antarmazhab Islam dan berbagai kelompok Arab Saudi, serta dalam rangka mencegah munculnya perselisihan antarmazhab.

Menurut Kantor Berita ABNA, Komunitas Persaudaraan Syiah dan Sunni Arab Saudi menggelar acara buka puasa persatuan dengan slogan "No to Sectarianism" di Riyadh, ibukota Arab Saudi. Sebagaimana dilansir dari Fars News (8/8), acara tersebut dikoordinasi oleh para aktivis Syiah dan Sunni dan mengundang para warga Syiah dan Sunni untuk berbuka puasa bersama. Tujuan pelaksanaan acara yang digelar di Hotel Four Season itu adalah untuk menciptakan pendekatan antarmazhab Islam dan berbagai kelompok Arab Saudi, serta dalam rangka mencegah munculnya perselisihan antarmazhab. Para pembicara dalam acara tersebut menekankan semangat persaudaraan dan kerukunan antara warga Syiah dan Sunni. Abdul Aziz Omran, ketua panitia acara tersebut mengatakan, "Kami ingin menyampaikan pesan ini bahwa semua orang bersaudara dalam Islam dan kemanusiaan, kami menginginkan persatuan." Ditambahkannya, "Kami sangat berterima kasih atas upaya ini, mendorongnya dan kami sangat puas." Muhammad al-Quwaiz, salah satu anggota panitia acara menekankan bahwa semua pihak harus lebih menekankan pada sisi kolektif ketimbang sisi perbedaan. "Karena jika kita menitikberatkan pada perbedaan, maka hanya dua orang pun tidak akan pernah akur." Dalam acara buka puasa bersama untuk menjalin rasa persatuan sesama muslim tersebut, 10 penulis, budayawan dan insan media Arab Saudi dari berbagai wilayah, baik Syiah dan Sunni juga diundang. Pasca tersiarnya berita tersebut, banyak warga dan blogger Arab Saudi yang mendukung penuh dan mengimbau agar acara tersebut terus digelar secara rutin. Komunitas Persaudaraan Syiah dan Sunni Arab Saudi sebagai penyelenggara berlangsungnya acara buka puasa bersama tersebut sampai saat ini tercatat telah memiliki 1.500 anggota.